Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
 
 

Kamis, 20 Juni 2013

Wagubsu: Potensi Panas Bumi Sumut Nomor 2 di Indonesia

Medan, 19/6 - Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa Sumber Daya Energi merupakan kekayaan alam dikuasai Negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Pengelolaan Energi meliputi penyediaan dan pemanfaatan serta pengusahaan energy harus dilaksanakan secara berkeadilan, berkelanjutan, rasional, optimal dan terpadu.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho diwakili Wakil Gubernur Sumatera Utara H Tengku Erry Nuradi pada Acara Pembukaan Rapat Kerja Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Se-Sumatera di Grand swiss-belhotel Medan (19/6).

Di samping itu menurutnya Undang-undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi menyatakan bahwa Pemerintah Daerah harus menyusun rencana umum energi daerah (RUED) berdasarkan rencana umum energi nasional (RUEN), namun walaupun pemerintah pusat belum menyususun RUEN maka tanggung jawab daerah semestinya proaktif mempersiapkan rencana umum energi di masing-masing provinsi.

“Energi terbarukan cukup besar di Sumatera Utara seperti energi panas bumi, air, surya, biomassa dan biogas. Dan untuk diketahui potensi panas bumi di Sumatera Utara nomor dua terbesar di Indonesia setelah Jawa Barat yang memiliki potensi sekitar 4.025 megawatt,” kata Tengku Erry.

Selain itu menurutnya biomassa yang dapat dikembangkan sebagai sumber energi seperti tandan kosong dan fiber kelapa sawit, sekam padi dan sampah kota.

Sebelumnya Ketua Penyelenggara Kepala Dinas Pertambangan dan Enegi Provinsi Sumatera Utara Dr Ir Binsar Situmorang MSi MAP menjelaskan, rapat tersebut diikuti 10 orang Kadis Pertambangan dan Energi Provinsi se-Sumatera, 1 orang Ketua Komisi D DPRD SU, 8 orang Kepala SKPD Eselon II di Lingkungan Pemprovsu, 20 orang Kadis Kabupaten/ Kota di Sumatera Utara, 4 orang utusan Perguruan Tinggi di Sumatera Utara, 2 orang Assosiasi Pengusaha di Sumatera, 5 badan usaha di Sumatera Utara, 20 orang unsur panitia, Narasumber, Moderator dan Staf diperkirakan berjumlah 70 orang.

Menurut Binsar Situmorang Acara Rapat berlangsung mulai dari Tanggal 18 s/d 21 Juni 2013 dan mengundang Narasumber dari Direktur Teknik Lingkungan Ketenagalistrikan, Ditjen Ketenagalistrikan KESDM RI, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas, Ditjen Migas KESDM RI, Direktur Pembinaan Program Minerba Ditjen Mineral dan Batubara KESDM RI, Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE KESDM RI, Direksi PT PGN diwakili GM SBU Wilayah III PT PGN, Direksi PT PLN Pusat diwakili GM Penyaluran dan Pengatur Beban se-Sumatera PT PLN.

Pada Acara tersebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI (ESDM) diwakili Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bidang Ekonomi dan Keuangan Djajang Sukarna mengatakan bahwa sektor ESDM berpengaruh terhadap indikator fiscal dan moneter serta sektor riil, dan untuk fiscal ESDM berkontribusi kepada penerimaan Negara (revenue) tetapi juga menimbulkan konsekuensi subsidi dalam upaya mewujudkan harga energy yang terjangkau.

(Humas Pemprovsu)-(ER)


Berita ini sudah dibaca sebanyak 117 kali
----------

5 PERINTAH HARIAN GUBSU

1. Perkokoh iman, Jaga Etika dan Perkuat Soliditas Korps Pegawai Negeri Sipil;

2. Junjung Tinggi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, serta Pertahankan Netralitas;

3. Cintai Perkerjaan, Taat Prosedur, Patuhi Hukum dan Disiplin Waktu;

4. Ramah dan Bersahabat Dalam Melayani Masyarakat;

5. Hidup Bersahaja, Cintai Keluarga dan Menjadi Motivator di Tengah Masyarakat;
lakip
lakip
pergub pupuk

LINK TERKAIT

polri
indonesia
depdagri
mempan
kemkominfo
bappenas
kpu
lakip
bps
bkkbn
kip
dprdsu

CARI BERITA

 
 

©2003 - 2010 Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprovsu. All right reserved. For any comments or questions please contact us