Artikel

19MAR2015

Gubsu: SDM Berkualitas Kunci Hadapi MEA

Medan, 19/3 - Gubernur Sumatera Utara H. Gatot Pujo Nugroho, ST, M.Si, mengatakan sumberdaya manusia yang berkualitas menjadi salah satu kunci menghadapi Masyarakat Ekonomi. Oleh karenanya perguruan tinggi (PT) merupakan resources atau sumber penghasil SDM berkualitas yang jika digerakkan maka sesungguhnya akan menjadi kekuatan yang dahsyat.

Hal itu dikatakan Gatot dalam sambutannya di acara Coffe Morning Sumut Pos Bersama 100 Rektor/Direktur/Ketua Perguruan Tinggi se-Sumatera Utara, di Hermes Place Polonia Medan, Kamis (19/3). Menurut Gatot, sejalan dengan visi misi Provinsi menuju Sumut yang berdaya saing dan sejahtera. Di mana PT merupakan wadah pencetak generasi penerus bangsa di segala sektor. "Dengan demikian, jika posisioning ini dapat kita pertahankan, maka bukan tidak mungkin Indonesia akan mampu bersaing dalam era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) tahun ini. Untuk itu hal inilah yang menjadi sebuah perjuangan kita, di mana terus mengingatkan para pengelola perguruan tinggi demi suksesnya MEA," katanya.

Pada posisi hari ini, lanjut Gatot, mahasiswa masih tergolong dalam kelompok (strata) sedang. Namun ke depan, jika PT mampu menggerakkan dengan progresif dan dinamika yang dimiliki mahasiswa, kelak mereka dapat menjadi tokoh elit. "Ini jelas sesuatu yang amat berarti. Kami berharap perguruan tinggi memberikan sebuah bekal identitas, bekal misi masa depan bagi mahasiswa," ujar Gatot.

Acara yang dibuka Gatot itu, turut dihadiri Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, anggota DPD RI Parlindungan Purba, Kepala Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Sumut Bahdin Nur Tanjung, serta ratusan rektor/direktur/ketua perguruan tinggi negeri dan swasta di Sumut, dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Gatot mengapresiasi prakarsa atas kegiatan dimaksud. Di mana mampu mengumpulkan para rektor di Sumut dalam sebuah tema yang sangat strategis yaitu menyongsong MEA. Menurut dia, hasil diskusi tersebut tentu akan melahirkan ide dan gagasan dari PT terhadap pembangunan daerah ini ke depan.

"Tentunya hal ini sangat baik dan strategis. Apalagi sejalan dengan wacana Pemko Medan yang ingin mewujudkan Medan sebagai kota pendidikan. Harapan saya forum ini menghasilkan ide dan gagasan brilian guna pembangunan Kota Medan dan Sumut ke depannya," kata Gatot.

Selain itu, Gatot menjelaskan, mengingat strategisnya posisi Sumut di mana ke depan akan dibangun pelabuhan Kualatanjung, jelas membuka kesempatan bagi Medan sebagai kota dagang. "Dalam artian meningkatkan pelayanan, sehingga mampu mengakomodasi kepentingan Sumut karena Kota Medan termasuk prototipe. Sebab, hilir mudik perdagangan akan dimulai dari pelabuhan tersebut," ujarnya.

Menurut Gatot, daya saing itu kata kuncinya ada dua. Pertama SDM dan kedua infrastruktur. Baik di bidang energi atau infrastuktur di bidang lainnya. "Tentu kalau kemudian Presiden Jokowi bicara tentang revolusi mental, menurut saya ini yang harus ditiru Perguruan Tinggi, di mana jebolan harus mencerahkan, mengingat kapasitasnya sebagai kaum intelektual," paparnya.

Untuk itu atas nama Pemprovsu, Gatot berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini saja. Supaya diskusi dimaksud dapat lebih konkrit dan mampu merekomendasikan poin-poin krusial, yang bisa memberi dampak perbaikan bagi kinerja pemerintah.

"Kalau tadi wali kota Medan berbicara ingin menjadikan Medan sebagai kota pendidikan, melalui forum ini saya harap tidak hanya berhenti di sini. Melainkan apakah mungkin ada sektor lain yang bisa menunjang pembangunan, yang bertujuan mensejahterahkan rakyat," ungkapnya.

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengatakan, pihaknya saat ini tengah mengupayakan sebuah program guna mewujudkan Medan sebagai kota pendidikan, baik ditingkat nasional maupun ASEAN. Di mana upaya tersebut melalui kerjasama dengan PT yang ada di daerah ini. "Berbicara daya saing erat kaitannya dengan kualitas pendidikan. Kami (Pemko Medan, Red) mengucapkan terima kasih kepada Sumut Pos yang telah memprakarsai kegiatan ini. Jika kita mau bahu membahu dan bersatu maka kita bisa mewujudkan Medan sebagai kota pendidikan," ujar Eldin.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Sumut Pos, Valdesz Nainggolan mengatakan, kiranya kegiatan ini bisa menjadi cikal bakal mengarah ke tujuan yang diharapkan. "Kami yakin beliau (Gubsu) sangat mendukung acara seperti ini. Sebab beliau dulunya adalah dosen, dan tentu memahami seperti apa iklim pendidikan. Kemudian wali kota Medan, yang kita ketahui bersama juga sudah merancang Medan sebagai kota pendidikan. Kami berharap banyak masukan dari tokoh-tokoh perguruan tinggi dalam forum ini. Kepada para peserta, kami juga berterima kasih karena telah menghadiri acara ini," kata Valdesz.

Komite II DPD RI asal Sumut, Parlindungan Purba dalam sambutannya mengingatkan, semua pihak termasuk PT di Sumut untuk bersiap diri menyongsong MEA yang sudah diambang pintu. Selain itu menurut dia, faktor bahasa juga penting. Bagaimana PT bisa berinteraksi dengan PT luar negeri.

"Peluang dengan adanya MEA ini begitu besar, terutama di Sumut. Sebab kita gak mungkin menunda datangnya MEA, tetapi harus mempersiapkan diri. MEA ini peluang bagi kita. Seperti di Malaysia, banyak membutuhkan tenaga medis, jurnalis dan lainnya. Antarprodi juga harus berjalan. Saya lihat kopertis juga sangat gesit mendorong ini," ujarnya seraya menyarankan agar PT juga menyiapkan akses mahasiswa, ke perbankan, mengingat mahasiswa belum banyak mendapat beasiswa.

Usai coffe morning, acara dilanjutkan dengan workshop membahas tentang kesiapan perguruan tinggi menyongsong MEA 2015. Para narasumber yang diantaranya Kepala Kopertis Wilayah I Sumut Dian Armanto, Ketua Aptisi Sumut Bahdin Nur Tanjung, Rektor Institut Teknologi Medan Ilmi Abdullah, Wakil Rektor I Unimed Khairil Anshari, dan Wakil Rektor I Universitas Prima Indonesia Seno Aji, memaparkan kesiapan masing-masing perguruan tinggi menghadapi MEA 2015. Semuanya sepakat, siap tidak siap, mau tidak mau, Indonesia harus siap menghadapi MEA yang sudah di depan mata. Oleh karenanya segala perangkat pendukung, termasuk persiapan mental sedini mungkin juga harus dilakukan.

Di sela-sela acara itu, turut dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan kepada para narasumber yang diberikan langsung CEO Sumut Pos Grup Marganas Nainggolan. Diantaranya kepada Gatot Gatot Pujo Nugroho, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, anggota DPD RI Parlindungan Purba, Ketua Aptisi Sumut Bahdin Nur Tanjung, dan Kepala Kopertis Sumut Dian Armanto.  

(Humas Pemprovsu)-(Er)