Artikel

16JUN2017

Hadiri Penyaluran Bantuan Baznas, Wagubsu Motivasi Anak Yatim

Medan, 16/6 - Wakil Gubernur Sumatera Utara  Dr.Hj Nurhajizah Marpaung SH.MH memotivasi anak-anak yatim piatu dan kaum duafa agar selalu berusaha meraih cita-cita serta terus berdoa juga berusaha. Karena hanya dengan doa dan usaha yang mampu merubah kehidupan seseorang.

Hal itu dikatakannya pada acara Penyerahan Bantuan Rutin Kepada muslim/muslimah lanjut usia (munsia) miskin dan anak yatim miskin asuhan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provsu, Jumat (15/6) di aula kantor Baznas Sumut Jalan Williem Iskandar Medan.

Hadir pada acara tersebut Ketua Baznas Sumut Drs H Armansyah Nasution Msp, Ketua Baznas Medan H Azwar , Asisten Ekbangsos Setdaprovsu Ibnu S Hutomo .Wagubsu mengaku senang dengan kegiatan penyerahan bantuan tersebut.

"Di tangan merekalah masa depan negara ini, dan anak-anak pantang untuk putus asa, karena orang-orang sukses umumnya berasal dari keluarga kurang mampu karena mereka  termotivasi untuk menjadi sukses,"paparnya.

Oleh karena itu Wagubsu juga mengajak kepada masyarakat yang mampu untuk menyalurkan zakat ,infaq dan sedekahnya kepada masyarakat kurang mampu dan anak yatim miskin. Penyalurannya menurut Nurhajizah dapat dilakukan melaui Baznas .Selain itu juga sangat penting dengan edukasi zakat kepada masyarakat harus terus ditingkatkan, karena cukup banyak potensi jenis zakat yang belum diketahui masyarakat yang sebenarnya harus dizakati. Sumber daya pengelola zakat harus ditingkatkan sehingga semakin amanah dan profesional,transparan dan akuntabel.

Sementara Ketua Baznas Sumut Armansyah Nasution mengatakan penyaluran bantuan tersebut sesuai dengan program baznas meliputi 4 kabupaten dan 1 kota yang dilaksanakan di 17 lokasi. Bantuan yang diberikan  kepada kaum duafa tersebut totalnya berjumlah Rp 537.743.000.Selain itu Armansyah juga berpesan serta mendukung penyataan Wagubsu kepada anak yatim miskin.

"Saya berharap agar anak-anak yang dibawah asuhan baznas untuk rajin belajar dan bersungguh-sungguh baik di sekolah formal maupun informal (madrasah), serta kepada orang tua untuk mengawasi dan mendidik agar menjadi anak soleh dan soleha,"jelasnya.

(Humas Provsu)-(Riva)