by
Medan, 11/12 - Plt Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi berharap Pelaksanaan Natal Oikumene Sumatera Utara tahun 2015 dapat menggugah semangat untuk menigkatkan kebersamaan masyarakat berpartisipasi membangun Provinsi Sumatera Utara. Hal itu dikatakan Plt Gubsu saat menerima audiensi Panitia Natal Oikumene Sumatera Utara tahun 2015 yang akan digelar pada tanggal 28 Desember 2015 di Pardede Hall.
Hadir dalam kesempatan itu Penasehat Panitia RE Nainggolan, Ketua Umum Panitia Japorman Saragih, Sekretaris Umum Enida Girsang, Bendahara Umum Suriana, Koordinator Acara Pdt Hotman Hutasoit dan unsur panitia lainnya. Sementara itu, Plt Gubsu didampingi Kepala Biro Binsos M Yusuf, Kepala Biro Otda Jimmy Pasaribu dan Rosmawaty Nadeak.
Plt Gubsu menyambut baik pelaksanaan natal oikumene yang setiap tahun dilaksanakan dan berharap perayaan dapat mendorong kemajuan Sumatera Utara. "ini adalah kegiatan sakral, sudah kewajiban saya hadir," ujar Plt Gubsu saat menjawab undangan panitia. Dia mengharapkan Pelaksanaan Natal Oikumene Sumatera Utara tahun 2015 dapat memberi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih terlibat dan berpartispasi dalam program pembangunan.
Sementara itu RE Nainggolan mengungkapkan kegiatan natal oikumene diupayakan membangkit keimanan bagi masyarakat kristiani dan meyakinkan mereka bahwa dengan keberagaman Sumut akan tumbuh dan berkembang. Banyak kegiatan yang dilaksanakan diantaranya bakti sosial, selain kegiatan kerohanian dengan mengusung tema Hidup Bersama sebagai Keluarga Allah.
Sementara itu, Japorman menjelaskan Natal adalah hari besar umat kristiani yang dirayakan setiap tahunnya, sesuai dengan kalender gerejawi. Perayaan ini adalah sebagai pencerminan suka cita umat kristiani akan kelahiran Yesus. Natal juga adalah momentum penting dimana umat kristiani bersatu tanpa membedakan suku, ras, denominasi gereja dan daerah asal.
"Tujuan bersama-sama dengan umat kristiani menghayati dan mensyukuri kasih Tuhan, membangun persaudaraan dalam rangka menghayati hidup bersama sebagai keluarga dengan hidup rukun dalam kepelbagaian suku, ras dan agama yang ada di Sumatera Utara," ujarnya. Kegiatan ini bertujuan mengajak umat kristen Sumatera Utara untuk berjuang bersama menentang budaya kerakusan melalui spritualitas secukupnya,membagikan kasih kepada sesama manusia.
Untuk itu, maka pada tahun 2015 ini, masyarakat Sumatera Utara melalui Forum Komunikasi, Konsultasi Gerejawi Sumatera Utara (FKKGSU) merasa perlu melakukan kegiatan Perayaan Natal Oikumene Tahun 2015. "Kita berharap melalui perayaan natal ini masyarakat Sumatera Utara yang terdiri dari berbagai agama,kepercayaan, suku, dan strata ekonomi semakin menghargai dan mencintai perbedaan sehingga masyarakat Sumut yang rukun, harmonis dan toleransi semakin kokoh. Dan kepedulian kepada orang yang berkekuranan semakin nyata dan terasa," jelas Japorman.
(Humas Pemprovsu)-(Ernes)