Artikel

15FEB2019

Potensi Sektor Peternakan Sumut Besar, Wagubsu Motivasi Mahasiswa Ciptakan Inovasi Bidang Peternakan

Medan, 15/2 - Sumatera Utara (Sumut) merupakan provinsi yang kaya akan berbagai potensi, baik dari segi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Berdasarkan letak geografis, Sumut juga berpeluang besar dalam sektor peternakan. Untuk itu, diharapkan pengembangan inovasi produksi peternakan di Sumut dapat ditingkatkan.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu), Musa Rajekshah saat menghadiri sembari memberi motivasi kepada mahasiswa peserta Seminar Nasional Animal Science Universitas Sumatera Utara (USU) Competition, di Aula Fakultas Pertanian USU, Jalan Dr A Sofian Padang Bulan Medan, Jumat (15/2).

“Saya berharap besar pada adik-adik mahasiswa peternakan ini, harus bisa ciptakan inovasi-inovasi di bidang peternakan sehingga nantinya kita di Sumut ini tidak perlu lagi impor daging dari luar negeri atau daerah lain. Bila perlu kita yang harus ekspor ke luar, untuk itu adik-adik mahasiswa harus semangat,” katanya memberi motivasi.

Wagubsu Musa Rajekshah yang juga akrab disapa dengan Ijeck kemudian menyampaikan harapannya agar di masa depan nanti terjalin kerja sama antara Pemprovsu dan USU. Baik di bidang riset dan teknologi atau di lapangan dalam bentuk desa binaan penghasil ternak-ternak unggul.

Selain membuka seminar, Ijeck juga berkesempatan menjadi salah satu pemateri seminar. Dalam paparannya, Ijeck menyampaikan bahwa jumlah populasi sapi potong di Sumut saat ini sebanyak 712.106 ekor, sapi perah sebanyak 1.948 ekor, dan kerbau sebanyak 108.792 ekor. Untuk kebutuhan daging sapi/kerbau per tahun di Sumut berjumlah 24.539 ton.

“Kebutuhan ini dipenuhi dari produksi lokal sebanyak 19.100 ton, sedangkan sisanya masih dipenuhi dari impor sebanyak 5.439 ton setara dengan 29.232 ekor per tahun. Mudah-mudahan seminar nasional ini menjadi wadah berbagi informasi dan teknologi dan menghasilkan strategi dan inovasi bidang peternakan dalam rangka membentuk peternakan berkarakter agribisnis dan kedaulatan pangan di Sumut,” harap Ijeck.

Sementara itu, Wakil Dekan II Fakultas Pertanian USU, Jonatan Ginting mewakili Dekan Fakultas Pertanian USU menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wagubsu dalam seminar nasional tersebut. Menurutnya, kehadiran Wagubsu merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemprovsu terhadap perkembangan dunia akademis dan dukungan pada kegiatan mahasiswa selaku generasi muda penerus bangsa.

Ketua Panitia, Serly Fimasari mengatakan bahwa acara Seminar Nasional Animal Science Universitas Sumatera Utara (USU) Competition, mengusung tema Strategi dan Inovasi Teknologi dalam Membentuk Peternakan Berkarakter Agribisnis dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan. Selain dihadiri mahasiswa USU, peserta seminar juga datang dari berbagai universitas lainnya dari berbagai daerah yang telah lulus seleksi sebagai finalis lomba penulisan karya ilmiah.

“Perlu kami sampaikan bahwasanya seminar ini merupakan seminar nasional pertama yang diselenggarakan oleh mahasiswa jurusan peternakan. Kami berharap dukungan dari Bapak/Ibu semua agar kegiatan ini terus berlanjut nantinya setiap tahun dan membawa lebih banyak mahasiswa dari luar Medan,” harap Serly.

Turut hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut Peternak Kambing Domba di Singapura, Mohamad Nor Ashraf Bin Abu Bakar, Pengusaha pemilik CV Asia Global Farm Nur Ridhuan, Akademisi Hamdan SPt MSi. Mendampingi Wagubsu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumut, Dahler Lubis. Hadir pula dosen, pegawai, dan mahasiswa fakultas pertanian.(*)

 

 

(Humas Provsu)-(Riva)